Yayasan Riyadhus Shalihin Indonesia

Alloh Yang Maha Agung menyampaikan pesan begitu agung yang termaktub dalam Surat nomor 2 :

وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ

“Dan dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat.” (QS. Al-Baqoroh: 43)

Ayat-ayat Al-Qur’an banyak sekali menggandengkan sholat dan infaq atau zakat. Ini menandakan bahwa, begitu pentingnya infaq atau zakat sebagimana sholat. Demikian juga Alloh Ta’ala menggandengakan langit dan bumi, menggandengkan pria dan wanita. Lihat Surat nomor 3 ayat 190 dan Surat 49 ayat 13.

Orang berharta ialah orang yang bisa merubah suatu kampung yang tidak sholeh menjadi kampung yang sangat sholeh. Orang Berharta atau Donatur Menjadi Penopang Peradaban Islam.

Ba’dallohi Ta’ala, Warga pelosok kampung kering kerontang bisa belajar Sholat dan bisa belajar Al-Qur’an karena adanya bantuan sedekah dari Anda Donatur. Dengan sebab bantuan Infaq dari Anda Donatur sehingga guru dan santri pelosok bisa menghafal Al-Qur’an dan bisa rajin belajar Islam.

Warga kampung menjadi Sarjana Sholat karena adanya bantuan Infaq dari Anda Donatur. Dengan sebab bantuan Sedekah dari Anda Donatur sehingga bisa memunculkan banyak warga dan santri pelosok kampung menjadi Sarjana Qur’an dan Sarjana Dzikir. Betapa bahagianya ketika melihat anak kampung pelosok yang bisa menghafal Al-Qur’an dan bisa mendirikan sholat dengan baik di Masjid. Rosululloh ﷺ bersabda dalam riwayat Thobroni :

وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ

”Amalan yang paling dicintai oleh Alloh adalah membuat muslim yang lain bahagia.”

Bahwa, unsur peradaban yang utama dan terpenting adalah manusia. Peradaban yang mulia adalah peradaban iman dan peradaban amal sholeh. Tujuan pendidikan adalah mendidik manusia untuk menjadi sholeh sholehah. Membina warga kampung pelosok agar bisa menjadi Sarjana Sholat dan Sarjana Qur’an. Mengajarkan masyarakat kampung untuk bisa bersedekah dan berzakat. Mendidik warga pelosok pulau untuk bisa membaca dan menulis Al-Qur’an. Peradaban mulia hanya bisa dikerjakan oleh orang-orang yang sholeh dan beriman. Donatur Menjadi Penopang Peradaban Islam.

Orang-orang yang mempunyai harta adalah orang-orang yang bisa memberikan bantuan untuk mengubah penduduk kampung yang awal mulanya tidak bisa membaca dan menulis Al-Qur’an menjadi orang-orang yang mampu membaca dan menulis Al-Qur’an.

Harta yang paling baik adalah harta yang dimiliki oleh orang sholeh. Nabi ﷺ berpesan:

نِعْمَ الْمَالُ الصَّالِحُ لِلْمَرْءِ الصَّالِحِ

“Sebaik-baik harta adalah harta yang dimiliki oleh hamba yang sholih.” (HR. Ahmad)

Tidak mungkin orang beriman atau donatur tidak membantu saudaranya yang membutuhkan. Iman menuntut pengorbanan harta, hal ini tertulis dalam Surat nomor 49 (yakni surat Al-Hujurot) ayat 15. Orang beriman selalu bekerja sama dalam kebaikan. Iman menuntut orang-orang beriman untuk bekerja sama, sebagaimana dalam Surat At-Taubah (yaitu Surat nomor 9) ayat 71.

Ada pesan mulia dari Nabi yang mulia ﷺ :

المُسْلِمُ أَخُو المُسْلِمِ، لاَ يَظْلِمُهُ، وَلاَ يَخذُلُهُ، وَلَا يَكْذِبُهُ، وَلَايَحْقِرُهُ

“Seorang muslim adalah saudara untuk muslim lainnya. Karenanya, ia tidak boleh berbuat zalim, menelantarkan, berdusta, dan menghina yang lain.” (HR. Muslim)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top