Yayasan Riyadhus Shalihin Indonesia

Artikel Islam

Berhati-Hatilah dari Mujaharah

Berhati-Hatilah dari Mujaharah (Terang-Terangan Berbuat Dosa) Sebagaimana halnya ketaatan itu berbeda-beda tingkatan dan derajatnya; tergantung amal itu sendiri, pelakunya, waktunya, dan apakah dilkukan secara tersembunyi atau terang-terangan, demikian pula kemaksiatan. Satu kemaksiatan yang sama, balasan dan dosanya pun berbeda-beda; tergantung pelakunya, kemuliaan waktu, tempat, dan apakah dilakukan secara terang-terangan atau tersembunyi. Nash-nash syariat telah menujukkan […]

Berhati-Hatilah dari Mujaharah Read More »

Anggaplah Besar Dosamu

Anggaplah Besar Dosamu Orang yang beriman lagi bertakwa yang takut kepada Rabbnya dan mengagungkan-Nya, dia akan menganggap besar dosanya dan menganggap besar dalam hatinya kekurangan dirinya dalam menunaikan kewajiban terhadap Allah. Sejauh mana keimanan seseorang dan pengagungannya kepada Allah, sejauh itu dia menganggap besar kemaksiatan dan dosanya. Allah menyifati hamba-hamba-Nya yang bertakwa dengan firman-Nya, كَانُوْا

Anggaplah Besar Dosamu Read More »

Jangan Cela Orang Lain Karena Perbuatan Dosanya

Jangan Cela Orang Lain karena Perbuatan Dosanya Seorang Muslim Mencintai Allah ‘Azza wa Jalla dan seluruh amal yang dicintai oleh-Nya, serta dia membenci kemaksiatan kepada Allah dan orang yang melakukannya. Dia memiliki perasaan yang halus dan jiwa yang pencemburu, tidak bersikap toleran kepada orang yang berani melanggar larangan-larangan Allah ‘Azza wa Jalla, sebab cinta karena

Jangan Cela Orang Lain Karena Perbuatan Dosanya Read More »

Jika Dosa Berulang, Maka Ulangilah Bertaubat

Jika Dosa Berulang, Maka Ulangilah Bertaubat Adakalanya seorang pemuda jatuh dalam dosa, lalu dia menyesal, bertaubat, dan menjauhi dosa tersebut. Kemudian dia melakukan dosa kembali, lalu dia bertaubat, dan demikian seterusnya. Kemudian saat itu dia bertanya-tanya, “Apakah saya boleh bertaubat setelah itu?” Setan memang sengaja bersandar pada kelemahan tersebut untuk meyakinkannya supaya tidak bertaubat dan

Jika Dosa Berulang, Maka Ulangilah Bertaubat Read More »

Definisi Sunnah

Definisi Sunnah Pengertian sunnah menurut bahasa Arab berarti tradisi dan ketentuan, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِكُمْ سُنَنٌۙ فَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَ “Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah (peraturan-peraturan) Allah; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (QS. Ali ‘Imran

Definisi Sunnah Read More »

Taubat yang Tulus dan Jujur

Taubat yang Tulus dan Jujur Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha pengasih kepada para hamba-Nya dan Dia ‘Azza wa Jalla Maha Mengetahui mereka berikut tabiat mereka. اَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَۗ وَهُوَ اللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ “Apakah (pantas) Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui? Dan Dia Mahalembut lagi Mahateliti.” (QS. Al-Mulk [67]: 14) Allah Subhanahu wa Ta’ala mengetahui bahwa

Taubat yang Tulus dan Jujur Read More »

Jangan Berpisah dengan Orang-orang Baik

Jangan Berpisah dengan Orang-Orang Baik Adakalanya seorang pemuda berkata pada dirinya, karena dia melihat dirinya terbelenggu dengan belenggu kemaksiatan dan tertawan dalam penjaranya, “Bagaimana mungkin aku bersahabat dengan orang-orang baik dan bergaul dengan mereka, sementara aku kotor dan sering melakukan kemaksiatan? Aku merasa bahwa aku munafik ketika bersahabat dengan mereka.” Dan tanda tanya lainnya. Lintasan

Jangan Berpisah dengan Orang-orang Baik Read More »

Antara Kemaksiatan dan Masalah

Antara Kemaksiatan dan Masalah Adakalanya seorang pemuda terjerumus dalam salah satu kemaksiatan, lalu dia berusaha sekuat tenaga untuk membebaskan diri darinya dan mencari faktor penyebabnya. Setelah mencoba, dia merasa bahwa itu tidak dapat dielakkan dan bahwa dirinya terjerembab dalam suatu problem yang membutuhkan sebuah solusi. Lalu dia bertanya dan mengadu kepada orang yang dia temui

Antara Kemaksiatan dan Masalah Read More »

Merealisasikan Tauhid

Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu, dia berkata, Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam diperjalankan pada waktu malam yang berakhir di Sidratul Muntaha, beliau diberi tiga perkara: Diberi shalat lima waktu, penutup Surat Al-Baqarah, dan diampuninya dosa-dosa besar bagi orang yang tidak menyekutukan sesuatu pun dengan Allah dari umat beliau.” (HR. Muslim, no. 244) Dari

Merealisasikan Tauhid Read More »

Jangan Tinggalkan Dakwah

Jangan Tinggalkan Dakwah Pemuda yang melakukan kemaksiatan –demikian pula kita semuanya- merasakan pertentangan dan pergulatan di antara dua hal: Dia mendengar hadits tentang dakwah dan mengingkari kemungkaran, dan nash-nash yang memerintahkan serta menganjurkan hal itu mengetuk-ngetuk telinganya. Dia melihat di depan matanya figur-figur teladan dari orang-orang yang melakukan kebajikan dan aktif dalam dakwah. Semua ini

Jangan Tinggalkan Dakwah Read More »

Scroll to Top